Detail Cantuman Kembali

XML

rancang bangun sarung tangan pintar sebagai alat bantu komunikasi penyandang disabilitas tunawicara


Penyandang tunawicara merupakan seseorang yang memiliki keterbatasan dalam hal berkomunikasi terutama dalam hal berbicara. Oleh karena itu, penyandang tunawicara memanfaatkan bahasa isyarat dalam interaksi sosial dan komunikasi mereka. Salah satu bahsa isyarat yang digunakan di Indonesia adalah Sistem Bahasa Isyarat Indonesia (SIBI). Sistem Bahasa Isyarat Indonesia (SIBI) merupakan sistem bahasa isyarat Indonesia yang disusun oleh komunitas tunarungu dan tunawicara. Walau tersedia bahasa isyarat untuk mereka, penggunaannya masih memiliki kelemahan saat digunakan dengan orang yang tidak mengerti dengan bahasa isyarat sebelumnya. Untuk menjawab permasalahn tersebut, maka dilakukan pengembangan sarung tangan yang dapat menerjemahkan bahasa isyarat menjadi suara. Perangkat ini terdiri dari sarung tangan yang dilengkapi dengan lima buah sensor flex sebagai pembaca gerakan jari ketika melakukan bahasa isyarat dan kemudian dikendalikan oleh mikrokontroller arduino nano untuk memproses data keluaran suara. Dengan tujuan untuk mempermudah komunikasi antara penyandang tunawicara dan orang normal yang tidak mengerti menggunakan bahasa isyarat. Dari penelitian sarung tangan pintar yang dibuat, telah dilakukan uji coba dengan beberapa kata dalam Sistem Bahasa Isyarat Indonesia (SIBI) yang sudah dipersiapkan, dari hasil uji coba selama 10 kali pada masing-masing kata, menyatakan Tingkat ke akuratan sarung tangan pintar sebesar 83,57% dan ketika digunakan penyandang tunawicara sebesar 57,14%
623.24.20 Ria r
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2024
Surabaya
xxi, 228 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...